SirtanioBeli sekarang

Cara masak

Perlu Nggak Sih Beras Merah Direndam Dulu?

Redaksi Sirtanio4 menit baca

Semangkuk beras merah organik mentah di atas talenan kayu, dengan kemasan Seblang Banyuwangi di belakangnya
Isi artikel
  1. Singkatnya
  2. Yang sebenarnya terjadi waktu beras direndam
  3. Berapa lama, dan kenapa semalaman malah rugi
  4. Kalau merendam, airnya dikurangi
  5. Kapan perendaman beneran ngebantu
  6. Kapan perendaman bisa kamu lewatin
  7. Pertanyaan yang sering muncul

Hampir semua resep beras merah di internet nyuruh ngerendam dulu, biasanya tanpa alasan. Sebagian bilang 30 menit, sebagian semalaman, dan nggak ada yang bilang apa bedanya kalau dilewatin.

Jawaban jujurnya: membantu, tapi nggak wajib.

Ini yang sebenarnya terjadi waktu beras merah direndam, dan kapan langkah itu beneran ngasih hasil.

Singkatnya

  • Merendam bikin air mulai masuk ke butir beras sebelum dimasak, jadi waktu masaknya lebih pendek dan matangnya lebih rata.
  • 30 menit sudah cukup. Semalaman nggak bikin lebih bagus, dan justru bikin nasinya gampang lembek.
  • Kalau kamu merendam, kurangi air masaknya sedikit, karena sebagian air sudah keserap duluan.
  • Perendaman paling ngebantu buat beras yang sudah lama kebuka, buat masak di kompor, buat bubur MPASI, dan buat masak porsi banyak.
  • Kalau nggak sempat, tambahin aja air dan waktu masaknya. Hasilnya tetap bisa pulen kok.

Yang sebenarnya terjadi waktu beras direndam

Beda dengan beras putih, butir beras merah masih punya lapisan luar yang utuh, dan lapisan itu yang bikin susah ditembus sama air.

Misalkan kamu masak beras merah tanpa direndam di rice cooker. Air butuh waktu buat nembus lapisan itu dulu, sedangkan panas dari rice cooker udah jalan barengan. Jadinya, pas rice cooker udah selesai masak dan pindah ke mode warm, bagian luar butirnya udah matang duluan, tapi bagian tengahnya jadi agak kerasa masih mentah. Pernah nggak kamu ngerasain nasi merah masih kerasa keras di gigi?

Merendam beras bikin air punya waktu buat nembus lapisan butir beras merah tadi. Jadinya waktu dimasak, butirnya udah lebih lembut di dalam.

Jadi perendaman itu mempercepat dan meratakan, bukan menggantikan air dan waktu masak. Beras yang direndam tetap harus dimasak dengan takaran air yang benar. Yang berubah cuma titik mulainya.

Berapa lama, dan kenapa semalaman malah rugi

30 menit sudah cukup buat sebagian besar kasus. Satu jam juga aman.

Yang nggak perlu itu semalaman. Setelah beberapa jam, butir berasnya sudah menyerap air sebanyak yang bisa diserap, jadi tambahan waktu nggak nambah apa pun. Yang bertambah cuma risikonya: berasnya kelewat basah, dan pas dimasak nasinya jadi lembek nggak berbentuk. Kalau ruangannya hangat, beras yang kerendam berjam-jam juga bisa mulai berubah aromanya.

Pakai air biasa, bukan air panas. Air panas bikin bagian luar butirnya mulai matang sementara dalamnya masih mentah, yang justru kebalikan dari tujuan ngerendam.

Buang air rendamannya, lalu masak pakai air baru. Bukan karena air rendamannya kotor, tapi supaya takaran airnya gampang dihitung ulang dari nol.

Kalau merendam, airnya dikurangi

Ini bagian yang paling sering dilewatin, dan itu yang bikin perendaman dikira biang keroknya kalau nasinya jadi lembek.

Beras yang direndam sudah bawa air di dalamnya. Kalau air masaknya tetap sebanyak biasanya, totalnya jadi kebanyakan.

Patokan gampang: kurangi sedikit dari takaran air yang biasa kamu pakai setelah berasnya ditiriskan. Gak perlu banyak-banyak, cukup dikurangin dikit aja dari takaran kamu biasanya. Sekali kamu ketemu takaran yang pas di rice cooker sendiri, itu yang dipakai seterusnya.

Kapan perendaman beneran ngebantu

Empat keadaan, dan di luar ini bedanya tipis.

Berasnya sudah lama kebuka. Beras yang berbulan-bulan kena udara jadi lebih kering dan lebih susah menyerap air waktu dimasak. Ini kasus di mana perendaman paling kelihatan hasilnya.

Masak di kompor pakai panci. Di kompor kamu yang ngatur api dan waktu sendiri, dan tebakannya lebih gampang meleset. Beras yang sudah direndam mempersempit selisihnya.

Buat bubur MPASI. Teksturnya harus rata betul, dan perendaman bikin butirnya pecah lebih seragam. Takaran air dan langkahnya ada di artikel beras merah untuk MPASI.

Lagi masak buat banyak orang. Sepanci besar lebih rawan matang nggak rata daripada sepanci kecil.

Kapan perendaman bisa kamu lewatin

Kalau berasnya masih baru, terus kamu masak beras merahnya di rice cooker, dan porsinya normal buat seharian, perendaman nggak akan banyak ngasih dampak.

Beras merah organik Sirtanio teksturnya pulen, jadi nggak harus direndam dulu sebelum dimasak. Kalau kamu punya waktu, silakan direndam. Kalau enggak, dua hal yang lebih menentukan tetap jumlah air dan lama masaknya, dan itu sudah kami bahas lengkap di artikel kenapa beras merah sering keras.

Pertanyaan yang sering muncul

Air rendamannya boleh dipakai buat masak?

Boleh, cuma takaran airnya jadi susah dihitung karena sebagian sudah keserap. Lebih gampang dibuang lalu diganti air baru dengan takaran yang kamu kenal.

Beras merah yang direndam kok airnya jadi kemerahan?

Warna dari lapisan luar butirnya memang larut sedikit ke air. Wajar, dan bukan tanda berasnya luntur atau diwarnai.

Perlu direndam juga nggak buat beras hitam dan beras coklat?

Sama polanya: membantu, nggak wajib, dan yang menentukan tetap air dan waktu masak. Beras hitam butirnya paling padat di antara ketiganya, jadi di situ perendaman paling kerasa bedanya.