Cara masak
Kenapa Beras Merah Sering Keras, dan Cara Masak Biar Pulen

Isi artikel
Beras merahnya udah dibeli, udah dimasak, terus pas tutup rice cooker dibuka nasinya keras. Satu rumah cuma nyoba sesendok, terus besoknya balik lagi ke beras putih dan sisa berasnya nganggur di rak.
Ini alasan nomor satu orang berhenti makan beras merah, dan hampir selalu bukan salah berasnya. Yang keliru biasanya cuma dua hal: airnya kurang banyak, dan waktu masaknya yang kurang lama.
Singkatnya
- Beras merah butuh air lebih banyak dan waktu masak lebih lama daripada beras putih, karena lapisan luarnya masih utuh.
- Kalau cuma satu hal yang mau kamu ubah, tambah airnya. Itu yang paling sering jadi biang keroknya.
- Setelah rice cooker pindah ke warm, diamkan 10 menit sebelum dibuka.
- Direndam itu opsional, bukan wajib.
- Beras yang udah lama kebuka di rak memang lebih susah jadi pulen.
Kenapa beras merah lebih keras dari beras putih
Bedanya ada di lapisan paling luar butirnya.
Beras putih sudah digiling sampai lapisan kulit ari dan seratnya lepas, jadi yang tersisa tinggal bagian dalam yang gampang menyerap air. Butirnya lunak cepat.
Beras merah masih bawa lapisan itu. Lapisan luar ini agak tahan air, jadi air butuh waktu lebih lama buat masuk sampai ke tengah butir berasnya. Kalau airnya kurang banyak atau waktu masaknya kurang lama, bagian tengahnya belum sempat matang sepenuhnya, dan itu yang kamu rasain sebagai keras.
Jadi lapisan yang bikin beras merah butuh perlakuan beda itu lapisan yang sama yang bikin dia menarik dari sisi gizi. Serat dan folatnya ada di situ, dan lapisan itu juga yang memperlambat pencernaan karbohidratnya. Soal angkanya, sudah kami bahas di artikel indeks glikemik.
Kabar baiknya, air dan waktu masak dua-duanya bisa kamu atur sendiri di dapur, dan nggak pakai alat tambahan.
Airnya ditambah, bukan dikurangi
Ini yang paling sering salah, dan efeknya paling besar.
Takaran air yang biasa kamu pakai buat masak beras putih itu kurang banyak jumlahnya buat dipakai masak beras merah. Kalau kamu pakai takaran yang sama, hasilnya hampir pasti keras.
Patokan paling gampang tanpa alat ukur: tambahin sekitar seperempat lebih banyak air dari yang biasa kamu pakai buat masak beras putih. Kalau biasanya airnya satu ruas jari di atas permukaan beras, naikkan sedikit di atas itu.
Kenapa nggak dikasih angka pasti? Karena takaran air itu ikut berubah tergantung umur berasnya, jenis rice cooker, dan seberapa pulen kamu suka nasinya. Angka awal buat dicoba, bukan rumus mati. Sekali kamu ketemu takaran yang pas di rice cooker kamu sendiri, itu yang dipakai seterusnya.
Diamkan dulu sebelum dibuka
Bagian yang paling sering dilewatin.
Waktu rice cooker pindah dari cook ke warm, nasinya belum benar-benar selesai dimasak. Masih ada uap di dalam rice cooker yang akan masuk ke butir nasi yang matang belakangan. Diamkan dulu 10 menit dengan tutup rice cooker masih tertutup, baru diaduk.
Kalau tutupnya langsung dibuka dan nasinya diaduk begitu tombolnya pindah, uapnya kabur duluan, dan butir nasi yang tadinya tinggal sedikit lagi matang jadi berhenti matang di situ. Ini kenapa nasi yang sama bisa terasa beda cuma gara-gara kapan tutupnya dibuka.
Perlu direndam dulu nggak?
Jawaban jujurnya: membantu, tapi nggak wajib.
Merendam beras merah sekitar 30 menit sebelum dimasak bikin air mulai masuk lebih dulu, jadi waktu masaknya lebih pendek dan hasilnya lebih rata. Kalau kamu lagi nggak buru-buru, silakan. Kapan perendaman beneran ngebantu dan kapan bisa dilewatin sudah kami bahas di artikel perlu nggak beras merah direndam.
Tapi ini bukan syarat. Beras merah organik Sirtanio teksturnya pulen, jadi nggak harus direndam dulu sebelum dimasak. Kalau kamu memilih merendam, ingat airnya ikut terserap, jadi air masaknya dikurangi sedikit dari biasanya. Kalau nggak, kamu bakal dapat nasi yang kelewat lembek, malah jadi masalah yang berlawanan.
Cara masak di rice cooker biasa
Nggak perlu rice cooker yang ada tombol brown rice. Rice cooker paling standar juga bisa.
- Bilas berasnya dua kali, jangan dikucek. Cukup diaduk pelan pakai tangan sambil airnya dibuang, lalu ganti air dan ulangi sekali lagi. Ngucek beras terlalu lama bisa bikin butir berasnya pecah, dan butir beras yang pecah itu yang bikin nasinya lembek nggak rata. Cara mencucinya lengkap ada di artikel cara mencuci beras.
- Airnya tambahin sekitar seperempat dari takaran air yang biasa kamu pakai buat masak beras putih.
- Masak seperti biasa. Nggak ada tombol khusus yang perlu ditekan.
- Diamkan 10 menit setelah pindah ke warm, baru diaduk.
Kalau punya tombol brown rice, pakai aja. Isinya cuma waktu masak yang lebih panjang, yang efeknya sama dengan menambah air dan mendiamkan tadi.
Kenapa magic com satu tombol lebih sering gagal di beras merah daripada di alat lain, dan cara masaknya di kompor, ada di artikel cara masak beras merah di rice cooker.
Kalau ternyata masih keras juga
Dua kemungkinan, dan dua-duanya gampang dicek.
Berasnya udah lama kebuka. Beras yang kelamaan kena udara jadi lebih kering, dan yang kering butuh air lebih banyak lagi. Kalau berasmu udah berbulan-bulan di rak dalam wadah yang nggak rapat, ini kemungkinan penyebab utamanya. Cara simpan yang bener ada di artikel cara menyimpan beras.
Airnya masih kurang banyak. Ini yang paling sering terjadi, bahkan setelah ditambahin air. Naikkan lagi sedikit jumlah airnya pas masak nasi berikutnya, dan jangan lupa catat takaran yang akhirnya pas.
Kalau nasinya udah terlanjur keras dan sayang kalau dibuang, tambahin air panas sesendok-dua sendok, tutup lagi, lalu tekan tombol cook dan biarkan 5 sampai 10 menit. Bukan tombol warm, karena panasnya nggak cukup buat nerusin masak.
Di sebagian rice cooker, tombol cook bakal balik sendiri ke warm pas ditekan, soalnya panci di dalamnya masih panas. Tunggu beberapa menit sampai agak turun panasnya, terus tekan lagi. Bukan rice cookernya rusak, emang begitu cara kerja sakelarnya.
Emang nggak sesempurna masak dari awal, tapi lebih baik daripada harus dibuang.
Cara paling aman kalau seisi rumah belum terbiasa
Nggak harus langsung sepanci penuh beras merah.
Campur beras merah sama beras putih dan masak barengan. Mulai dari perbandingan kecil, misalnya satu bagian beras merah buat tiga bagian beras putih, lalu naikkan pelan-pelan tiap beberapa minggu. Tekstur nasinya yang dicampur seperti ini jauh lebih gampang diterima kebanyakan orang, dan ini cara yang paling umum dipakai orang buat mulai pindah ke nasi merah.
Yang penting bukan seberapa cepat kamu pindah total, tapi apakah beras merahnya kepakai atau cuma jadi penghuni rak.
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa nasi merahnya malah lembek?
Airnya kelewat banyak, atau berasnya sempat direndam tapi air masaknya nggak dikurangi. Kalau kamu merendam beras merah dulu, kurangi sedikit air masaknya dari takaran biasa, soalnya sebagian air sudah keserap waktu perendaman.
Bisa nggak masak beras merah tanpa rice cooker?
Bisa, dan yang menentukan tetap dua hal yang sama: jumlah air dan lama masak. Pakai panci bertutup, kecilkan apinya begitu mendidih, lalu biarkan sampai airnya habis terserap. Setelah apinya dimatikan, diamkan dulu dengan tutup masih tertutup, sama seperti di rice cooker.
Cara masaknya sama buat beras coklat dan beras hitam?
Sama. Dua-duanya beras utuh yang lapisan luar butir berasnya masih nempel, jadi sama-sama butuh air lebih banyak dan waktu masak lebih lama daripada beras putih. Langkahnya ada di artikel beras hitam, ketan hitam, dan beras melik.
- cara masak beras merah
- beras merah keras
- rice cooker
- beras organik