MPASI
Resep Bubur Beras Merah Wortel untuk Balita

Isi artikel
Tiga sendok makan beras merah, satu wortel kecil, 300 ml air. Itu seluruh bahannya, dan hasilnya sekitar 200 ml bubur, tergantung seberapa banyak air yang menguap waktu dimasak.
Yang biasanya bikin resep ini gagal bukan bahannya, tapi urutannya: wortel yang dimasak bareng beras dari awal sering masih keras waktu berasnya sudah hancur, atau sebaliknya. Di bawah ini urutan yang bikin dua-duanya selesai barengan.
Soal umur berapa buburnya boleh mulai dikenalkan, porsinya, dan bahan apa yang boleh buat anak kamu, itu ranah dokter atau bidan yang memeriksa anak kamu langsung. Ikuti anjuran mereka.
Singkatnya
- 3 sendok makan beras merah : 300 ml air, plus satu wortel kecil sekitar 50 gram.
- Rendam berasnya 30 menit dulu. Buat bubur, ini yang paling ngebantu.
- Wortelnya diparut halus dan masuk di 10 menit terakhir, bukan dari awal.
- Masak 30 sampai 40 menit dengan api kecil sambil sesekali diaduk.
- Teksturnya bisa dibikin halus atau kasar dari bubur yang sama, tergantung yang dianjurkan buat anak kamu.
- Garam dan gula nggak dipakai di resep ini. Kalau mau ditambahkan, tanyakan dulu ke dokter atau bidan.
Bahan dan alatnya
Bahan:
- 3 sendok makan beras merah, sekitar 30 gram
- 1 wortel kecil, sekitar 50 gram, dikupas
- 300 ml air matang, plus air panas cadangan buat mengencerkan
Alat:
- Panci kecil berdasar tebal
- Parutan halus
- Saringan kawat atau garpu, tergantung tekstur yang dituju
Perbandingan 3 sendok makan beras dengan 300 ml air itu titik mulai buat bubur yang butirnya masih kerasa. Kalau yang dianjurkan buat anak kamu tekstur yang lebih halus, airnya dinaikkan sedikit dan buburnya disaring di akhir. Rentang teksturnya, dari yang paling halus sampai nasi lembek, ada di panduan beras merah untuk MPASI.
Cara masaknya
- Bilas berasnya dua kali dengan tangan terbuka, tanpa dikucek. Buang airnya, ganti, ulangi sekali.
- Rendam berasnya dalam air bersih 30 menit, lalu buang air rendamannya. Perendaman bikin butir berasnya pecah lebih rata waktu dimasak, jadi buburnya nggak menggumpal.
- Masukkan beras yang sudah ditiriskan dan 300 ml air ke panci, nyalakan api kecil.
- Masak 20 sampai 30 menit sambil diaduk tiap lima menit, sampai butir berasnya mulai pecah dan airnya mulai mengental.
- Parut wortelnya halus, lalu masukkan ke panci. Aduk rata.
- Lanjutkan masak 10 menit sampai parutan wortelnya lunak dan warna buburnya jadi oranye kemerahan.
- Angkat, lalu bentuk teksturnya: tekan lewat saringan kawat pakai punggung sendok buat tekstur halus, atau lumatkan pakai garpu buat tekstur kasar.
Kalau airnya keburu habis tapi butir berasnya masih terasa utuh, tambahkan air panas sedikit demi sedikit dan lanjutkan masaknya. Pakai air panas, bukan air dingin, supaya masaknya nggak berhenti di tengah.
Kenapa wortelnya masuk belakangan
Wortel yang diparut halus lunak dalam 10 menit. Beras merah butuh 30 sampai 40 menit. Kalau dua-duanya masuk dari awal, wortelnya kelamaan dimasak dan rasanya jadi hambar, sementara warnanya lepas semua ke air.
Masuk di 10 menit terakhir, wortelnya lunak pas waktu berasnya selesai, rasa manis alaminya masih ada, dan buburnya kelihatan oranye, bukan coklat kusam.
Cara yang sama berlaku buat sayur lain yang lunaknya cepat, misalnya labu kuning yang diparut. Soal sayur apa yang boleh dan urutannya buat anak kamu, tanyakan ke dokter atau bidan.
Cara ngecek teksturnya
Ambil satu sendok, lalu miringkan.
Buat tekstur halus, buburnya harus jatuh dalam satu aliran yang nyambung. Kalau menetes putus-putus, kekentalan, tambahkan air panas satu sendok makan sekali tambah. Kalau meluncur cepat seperti air, terlalu encer, masak lagi beberapa menit tanpa tutup.
Buat tekstur kasar, tekan sedikit buburnya di antara dua jari setelah dingin. Butir berasnya harus hancur tanpa ditekan keras. Kalau masih ada inti yang keras di tengah butir berasnya, waktu masaknya kurang lama, bukan airnya kurang banyak.
Ukur teksturnya setelah buburnya agak dingin. Bubur beras merah mengental lagi sambil dingin, jadi yang kelihatan pas di panci sering jadi kekentalan di mangkuk.
Kalau mau ditambah protein
Masak proteinnya terpisah, haluskan sendiri, baru dicampur ke bubur yang sudah jadi. Telur, ikan, atau ayam yang dimasak bareng beras dari awal waktu matangnya beda-beda, dan yang paling sering terjadi berasnya hancur sementara proteinnya masih keras.
Cara yang sama dipakai di resep bubur saring beras merah, buat tekstur yang paling halus.
Simpan dan panaskan ulang
Bagi buburnya ke wadah kecil satu porsi setelah dingin, lalu simpan di kulkas buat pemakaian dalam waktu dekat. Panaskan cuma sebanyak yang mau dipakai, sambil ditambah sedikit air panas karena buburnya pasti mengental selama disimpan. Bubur yang dipanaskan berulang kali teksturnya rusak dan jadi berair.
Berasnya sendiri, beras merah organik Sirtanio, ditanam tanpa pestisida kimia dan diuji di laboratorium buat memastikan nggak ada residu kimia yang tertinggal. Habis kemasannya dibuka, simpan di wadah tertutup rapat, karena beras merah yang kelamaan kebuka aromanya berubah dan ikut kerasa di buburnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Bisa pakai tepung beras merah supaya lebih cepat?
Bisa. Larutkan tepungnya di air dingin dulu, baru dipanaskan sambil diaduk, dan parutan wortelnya masuk begitu buburnya mulai mengental. Cara bikin tepungnya sendiri dan cara masaknya ada di artikel tepung beras merah untuk MPASI.
Buburnya berubah warna jadi lebih gelap setelah dingin, kenapa?
Warna dari lapisan luar beras merah keluar waktu dimasak dan makin kelihatan pas buburnya dingin. Bukan tanda basi. Patokan basi itu aroma dan rasanya yang berubah asam.
Wortelnya boleh diganti?
Boleh, dengan sayur lain yang lunaknya cepat kalau diparut halus. Caranya sama, masuk di 10 menit terakhir. Soal bahan apa yang boleh buat anak kamu, itu pertanyaan buat dokter atau bidan.
- resep bubur beras merah wortel
- bubur beras merah
- mpasi
- beras organik